People

This is a selection of inspirational and influential people – people who have made a lasting contribution towards creating a better world, people who wholeheartedly passionate about their work

MIUMOSA

Inspirasi Menata Ruangan Menyambut Hari Raya

MIUMOSA

Inspirasi menata ruangan untuk menyambut Hari Raya. 

 

Terima kasih atas dukungan untuk Miumosa. Semoga silaturahmi akan terjalin di masa yang akan datang. 

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433H, Mohon Maaf Lahir dan Batin. 

Miumosa.com

 

Anas Maghfur

Inside Aemtobe with Anas Maghfur

Anas Maghfur

“Try not to become a man of success, but rather try to become a man of value.” Berkontribusi lah dan jadi lah valuable bagi umat manusia.

Kisah kehidupan yang berliku-liku dan melewati asam garam kehidupan tidak membuat gentar dan faktanya, menjadi sebuah lecutan untuk maju dan menjadi sesuatu. Banyak saya temui, sosok-sosok yang seperti inilah yang melampaui arti sebuah kesuksesan dalam kehidupan. Anas Maghfur, sosok inspiratif #kampanyebudaya dan pendiri Aemtobe adalah salah satunya. Anindya Sukarni, untuk Miumosa. 

                                                                                                              ***

Nama “Aemtobe” dan sosok Anas Maghfur mungkin sudah tak asing lagi di bumi Khatulistiwa.  Produknya sudah sering dipakai oleh banyak kalangan, termasuk para petinggi pejabat pemerintah kota. Dedikasinya untuk memajukan tenun Samarinda sebagai bagian dari warisan kearifan lokal begitu nyata dirasakan masyarakat luas. Ibarat gayung bersambut, inisiasi ini mendapat dukungan dan apresiasi penuh dari Bank Indonesia Kaltim dan Bank Mandiri melalui program KUB Mitra Andalan dan Wirausaha Muda Mandiri. Belum lagi, pria kelahiran Kediri, 10 Mei 1983 ini, secara tidak langsung turut mengedukasi dan membuka lapangan pekerjaan bagi puluhan pengrajin tradisional tenun di Kampung Tenun Samarinda.

Lantas, apa yang menjadi begitu spesial bagi Miumosa?

Seperti tagline Miumosa is Not for Casual, Superfans Only, kami membuka pintu kolaborasi dengan beragam pihak yang memiliki kesamaan visi dalam menggarap dan memajukkan potensi pasar Niche di Indonesia. Corak tenun tidak biasa Tabba Male BI dan Balo Sikko Laa begitu memesona kami.  Corak ini akan turut memberi nafas pada koleksi sepatu Miumosa Red Carpet 2018 yang akan datang.

Kain tenun Samarinda adalah sebuah karya kerajinan berupa tenunan tradisional yang erat kaitannya dengan sejarah berdirinya kota Samarinda sehingga memiliki kearifan lokal yang sangat kental. Kerajinan ini awalnya dibawa oleh pendatang suku Bugis Sulawesi pada tahun 1668 M dan telah berhasil memadukan kultur budaya suku Bugis, Dayak dan Kutai. Sarung Samarinda dikerjakan oleh tangan-tangan terampil dengan masa pembuatan kurang lebih lima belas hari dengan menggunakan dua teknik yakni “Gedokan” (Alat Tenun Duduk) dan ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin).

Balo Sikko Laa dan Tabba Male BI, dua corak tenun tak biasa.

Kedua motif ini sangat memesona, karena berbeda dari pakem tenun Samarinda pada umumnya yang bercorak kotak-kotak dengan warna dominan tua dan kontras seperti hitam, putih, merah, ungu, biru laut, dan hijau. Corak Sarung Samarinda sangatlah beragam, serta memiliki makna dan nilai filosofi masing-masing. Beberapa corak yang terkenal adalah Hatta, cokkah manipih, mammaruwe, dan lebak suasa.

Balo Sikko Laa, diambil dari kata “sikola”, dalam Bahasa Bugis artinya “coklat atau kecoklatan”. Ciri khas corak ini adalah dominasi warna coklat dengan aksen warna biru. Corak ini merupakan buah karya dan pemikiran dari Anas Maghfur bersama Herlina, salah seorang pengrajin tenun di Samarinda.

Sedangkan, motif Tabba Male BI merupakan pengembangan dari motif Tabba Golo dan Tabba Mare-Mare. Motif yang bermakna anggun, ramah, sopan, terhormat dan selalu memberikan yang terbaik ini, merupakan perpaduan lembut tiga warna yakni biru, putih dan merah marun. Penyisipan kata “BI” pada Male BI merujuk pada Bank Indonesia Kaltim yang memprakarsai dan mendukung terciptanya motif tenun ini.

 Why Aemtobe?

Sejujurnya, saya cukup gregetan dengan nama brand ini, why “Aemtobe?” Ternyata pemilihan nama ini tidak sembarangan dan bukan tanpa sebab. “Nama Aemtobe itu sudah ada dalam angan-angan saya sejak duduk di bangku sekolah. It is so Me!”, ungkap pria yang pernah menyabet sejumlah penghargaan bergengsi di Indonesia dan sempat merambah pameran di beberapa kota di luar negeri.

Aemtobe juga merupakan sebuah ungkapan “doa” yang berasal dari kata “I am To Be” yang artinya “Saya Ingin Menjadi” yang memiliki visi dan misi memajukan budaya lokal dan memperkenalkan kain tenun nusantara dalam bentuk pakaian jadi yang lebih modern, trendi dan elegan tanpa mengurangi makna filosofi dan keanggunan menyertainya.

Sebagai bentuk konsistensi menjunjung kearifan lokal, Aemtobe mengembangkan pendekatan eco-fashion dengan penggunaan bahan pewarna alami yang ramah lingkungan.

“Sudah tercetus idenya di tahun 1997. Brand Aemtobe resmi diperkenalkan sejak 2012. Selain itu, rancangannya sendiri dibuat terbatas, sehingga tidak pasaran dan terjaga eksklusif.”, tambah lelaki yang pernah menjuarai Wirausaha Muda Mandiri se-Kalimantan di tahun 2014 dan masuk nominasi Njonja Meneer Awards 2016 kategori Culture Preneur.

Budaya Bangsaku adalah Raja di Tanah Airku

World is Flat. Fenomena gempuran brand-brand asing memasuki Indonesia secara massive begitu nyata sejak dibukanya pasar bebas Asia beberapa tahun yang lalu. Perilaku masyarakat Indonesia yang konsumtif dan menganggap brand luar lebih keren, seraya membuat orang kalap membeli produk dari luar negeri.

“Try not to become a man of success, but rather try to become a man of value”, sepenggal nukilan Einstein. Anas pun  menginisiasi gerakan sadar budaya untuk mengenali, mencintai, melestarikan budaya-budaya Indonesia sebagai identitas bangsa. Gerakan bertajuk tagar #KampanyeBudaya ini viral di media sosial Instagram. Program-program on the road seperti #KampanyeBudaya goes to School, keterlibatan duta-duta pariwisata sebagai bagian dari kampanye, tur dari radio ke radio, sampai dengan aktif mengikuti ajang komunitas budaya dan sosial, membuat Anas didapuk sebagai Bapaknya #KampanyeBudaya dan menyabet predikat Ethnic-preneur, Pengusaha Pelestari Budaya.

“Tidak ada kaitan langsung dengan Aemtobe. #KampanyeBudaya ini adalah murni bentuk keperdulian saya, kecintaan saya terhadap kearifan budaya lokal, sumbangsih saya untuk melestarikan tenun Nusantara dan membuat orang Indonesia bangga memakai produk sendiri”, tutup Anas dalam sebuah kesempatan interview, sehari sebelum jadwal lawatannya ke Malaysia dalam rangka mengikuti ajang Fashion Show di sana.

“Nah, terjawab sudah kan? Begitu banyak fakta terungkap, mengapa Miumosa begitu antusias berkolaborasi dengan Aemtobe dan sosok Anas maghfur.

 

Embran Nawawi

Embran Nawawi: My Day in Couture

Embran Nawawi

From Surabaya with CONFIDENCE. Embran Nawawi is well-known for his expertise in transform heritage Batik into new age modern fashions. Embran is taking his leads on breakdown barriers and timeless fabrication, innovative materials meet stunning design, effortlessly stylish batik, printed and embroidered with unforgettable details. Encouraging natural confidence from head to hem, laidback iconic fashion statement is apparent at every turn.

Fusing sharp impeccable tailoring and traditional lines with a rebellious edge, every collection from Embran’s eponymous fashion house exudes subtle fashion freedom self-esteems, from contemporary women and menswear and urban accessories to spirited young’s clothing.

In this video, we will learn an aspiring fashion conceiver's has sparked the idea for his couture, discussed growing his business and how to becoming the standard-bearer of sustainable fashion.

 

MIUMOSA

MIUMOSA: A Brand to Know

MIUMOSA

M I U M O S A At A Glance: An Intro

Initially with furniture contractor businesses, especially for private residential to commercials, M I U M O S A continues to grow on Shoe Fashion Industry. 
We are concerning about fashion, design and art workmanship-based in every work we do. 
We design and produce our collections setting high standards. Quality control is significant in every stage of the production in order to obtain an end product that meets our client’s taste and will. 

Especially for the year 2017, we launched 30 new collections which among 8 shoes as an icon. Defined by the thin lightweight heels over 120mm, each shoe is being made with classified hand-made details that emphasized its story-telling and characters.  The use of premium quality materials such as velvet and satin with sequin and crystal elements, also enrich the beauty.

Deviating from previous photo shoot, we are trying to enliven Indonesian model, which, also exposing to its exotics skin and inner beauty. Very Indonesian bold character.

“Miumosa is designed wholeheartedly hand-made and kept to small exclusive production numbers so can easily recognizable. Thus, sketching to end production process is under compelled setting high standard.

Designed to meet the niche segmented high-end woman, we care about woman who prosper shoes as their fashion statements.

 

Miumosa Shoe

Miumosa Photo Shot & Behind the Scene

Miumosa Shoe

Shoe Fashion Photo shot and film-making behind the scene in conjunction with 30's new fashion shoes collection will be hold on Sat, Oct 28th 9AM @Studio Jakarta 5, Jl. Pangeran Antasari no.9C. This stunning event features flawless talented models, professional fashion photographer and creative film crew.

Live event will be active on Miumosa Official Facebook Account: @Miumosa Miumosa and fan Page @Miumosa Indonesia. 

Here, three elements remains constant: art, beauty and woman's ego

M I U M O S A Shoe

M I U M O S A, a Brand to Know? Classics High Heels, Made in Indonesia.

M I U M O S A Shoe

M I U M O S A, a Brand to Know? Classics High Heels, Made in Indonesia.

Finding right shoe should be not unlike finding a lover. Go toward the thing that excites you the most. Stand up straight. Keep your chin up. Spend some time practicing. But don’t obsess over mechanics. Novices worry about balance, fear missteps, fret over seeming too tall or giraffelike. High heels are some sort of magnetic orbit of beauty. Step into them, and you become the gravitational center. Focus on acting the part of a graceful woman. You have to feel elegant to look it.

Anne Avantie

The Leading Woman Anne Avantie.

Anne Avantie

Towards her lasting  contribution  with an endless leading edge, Anne Avantie has proven herself as a one of Indonesia outstanding women.
Etty Nuzuliyanti

Rumah Kreatif Balikpapan: Inspirasi Kreatif dari Kota Balikpapan

Etty Nuzuliyanti

Rumah  nyaman tertata apik dengan jejaran batik lawas yang terbungkus cantik bak lukisan menghiasi dinding ber cat warm-white, nampak serasi dengan penyusunan rak etalase  yang menyuguhkan aneka kerajinan ramah lingkungan buatan tangan-tangan kreatif tanpa batas. Belum lagi sunggingan senyum hangat ketika kami datang, siapa sangka bahwa rumah tersebut adalah rumah bagi penyandang disabilitas yang jauh dari kesan suram, penuh penderitaan dan ketidakbahagiaan